banner 728x70

Tim Satgas Pangan Sidak Pasar Lemabang Harga Stabil

Dirreskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Rudi Berdialog Dengan Pedagang Sayur

Palembang, sumajaku. com- Tim Satgas Pangan yang di pimpin langsung Dirreskrimsus Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Rudi Setiawan, bersama dengan Bulog, BPOM dan Disperindag Sumatera Selatan, turun langsung untuk memastikan ketersediaan pangan dan harga yang stabil dikalangan masyarakat.
Untuk ke tiga kalinya. Tim Satgas Pangan turun meninjau langsung di Pasar Tradisional Lemabang Palembang, Jalan Uos Sudarso Kecamatan Ilir Timur (IT) II Palembang. Rabu (01/11/2017) Pukul 09.30 Wib.
Rombongan yang tiba langsung meninjau lapak lapak penjual beras, sayur, ayam dan daging. Bahkan Tim Satgas Pangan, berdialog langsung dengan para pedagang, terkait harga bahan pokok dan mempertanyakan daya beli masyarkat terhadap kebutuhan bahan pokok.
Terkait keluhan para pedagang yang masih kesulitan mendapat pasokan seperti sayur mayur dan daging, hasil sidak selain akan mencari solusi kelurahan pedagang petugas tim satgas pangan menuturkan jika harga jual beli harga bahan pokok di Pasar Lemabang masih relatif stabil yang artinya masih dibawa Harga Eceran Tertinggi (HET).
“kita melihat kondisi real tentang ketersediaan barang bahan pokok dan harganya, tadi kita sudah melihat dari harga beras tadi yang tersedia beras jenis premium itu harganya masih di bawah HET, gula juga seperti itu harganya masih terkendali, dimana untuk harga beras antara Rp 10.000 dengan harga tertinggi Rp 12.000 untuk Gula antara harga Rp 12.500 hingga Rp 11.000. ” ungkap Kombes Pol Rudi Setiawan Dirreskrimsus Polda Sumatera Selatan.
Masih dikatakan Kombes Pol Rudi. Selain itu untuk sayur mayur. “ untuk bawang putih dan bawang merah harganya masih stabil dan terkendali termasuk juga cabe,” ujarnya.
Lanjut. Dituturkan Kombes Pol Rudi. Terkait rencana para pedagang yang mengusulkan agar terciptanya harga pangsa pasar yang stabil dengan hadirnya toko toko binaan agar suplay barang lancar dan harga stabil. “tadi teman teman ada usulan,
“tadi ada usulan dari teman teman idenya sangat bagus, kita akan membuat toko toko binaan, sehingga toko ini nanti akan di suplay langsung oleh bulog dan dinas dinas lain untuk menyeimbangi harga, itu akan kita kajih lebih dalam, supaya ini bisa efektif untuk mengendalikan harga tadi” jelasnya.
Walau dari hasil Sidak masih ditemukan adanya kenaikan pada daging sapi dikarena sapi hidup yang berasal dari luar Sumatera Selatan bukan hanya itu para pedagang yang membeli dari pedagang lain. Membuat rantai perdagangan yang panjang cenderung membuat harga lebih tinggi. (April)

Subscribe

sumajaku

No Responses

Comments are closed.