banner 728x70

Tahap P-21 Tersangka Rudi Apriadi Mangir Pangilan Pertama

Kombes Pol Drs Arison Hendra, Direktur Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan,

Palembang, sumajaku.com- Setelah ditetapkannya sebagai tersangka. Rudi Apriadi, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Partai PAN, yang sudah masuk pada Tahap P-21, mangkir dari pangilan Penyidik Unit V Subdit I Ditreskrimum Polda Sumsel.
Kasus yang menjerat Anggota DPRD Provinsi dari Partai PAN ini, bergulir sejak Bulan Januari 2015 lalu dengan Laporan Polisi Nomor : LPB/42/1/2015/SPKT Tertanggal 12 Januari 2015, atas kasus Pemalsuan Surat dan Penyerobotan tanah dikawasan Gandus Palembang. Saat kasus sudah masuk Tahap P-21, dimana BAP suatu kasus sudah P-21 atau lengkap, artinya, alat bukti dan barang pembuktian, sudah diserahkan pihak kepolisian kepada Jaksa Penuntut Umum dan dinyatakan lengkap. Dengan demikian, sudah bisa dilanjutkan ke proses hukum berikutnya.
Akan tetapi, Tersangka Rudi Apriadi, yang seharusnya datang pada Rabu (10/01//2017), tunggu punya tunggu tidak datang, dengan alasan ada kegiatan.
Saat dikonfirmasi, Kombes Pol Drs Arison Hendra, Direktur Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan, membenarkan jika yang bersangkutan pada tajap P-21 pada pangilan pertama tidak hadir.
“Hari ini tersangka di (Rudi Apriadi-red) dan barang bukti akan kita limpahkan. Tapi khabarnya tersangka tidak hadir, maka akan kita pangil lagi untuk kedua kali, jika mangir lagi akan kita jemput paksa” Tegasnya.
Terkait ketidak hadiran tersangka Rudi Apriadi, yang disampaikan Kuasa Hukum jika yang bersangkutan dalam pemangilan pertama pada Tahap P-21 belum siap harus lah ada surat resmi. “Dia saja tida ada keterangan tertulis, syanya itu kalau ada surat keterangan resmi” ujar Kombes Pol Arison.
Ditambahkan Kompol Ibrahim, Kanit V Subdit I Ditreskrimum Polda Sumsel, setelah gagal pada Pemanggilan Pertama pihaknya akan menjadwalkan ulang pemanggilan tersangka Rudi Apriadi. “Hari ini tersangka dan barang bukti akan dilimpahkan, dikhabarkan melalui kuasa hukumnya bahwa hari ini dia tidak siap, dengan alasan ada kegiatan tugas, jadi kita jadwalkan lali pada pemanggilan kedua pada tanggal 16 Januari nanti, masih mangkir, akan kita jemput paksa” ingatnya. Sementara kuasa hukum dan Rudi Apriadi belum bisa diknfirmasikan terkait ketidakhadirannya dari panggilan pihak kepolisian. (april)

Subscribe

sumajaku

No Responses

Comments are closed.