banner 728x70

Siswa Belajar Diluar, Karena Gedung Tak Layak Pakai

Para siswa belajar diluar ruangan akibat ruang belajarnya tidak dapat digunakan.

Banyuasin, Sumaja Post- Pemerintah beberapa tahun ini telah berupaya menganggarkan dana besar untuk peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, 20 persen anggaran dana harus dikondisikan termasuk juga anggaran APBD Kabupaten. Namun sayang, meski anggaran pemerintah telah di patok 20 persen untuk bidang pendidikan, tetap saja ada sekolahan yang luput dari perhatian pemerintah yang diakibat anggaran tidak mencukupi.
Seperti yang terjadi di SDN 2 Sebalik Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan. Sudah dua tahun, sebagaian besar siswa dan gurunya harus menjalankan proses belajar dan mengajar diluar ruangan yang rentan dengan terpaan angin dan hujan. Hal ini terjadi karena ruang kelas yang digunakan untuk proses belajar mengajar sudah hamper roboh, sehingga menimbulkan ke khawatiran pihak sekolah dan orang tua.
“Kondisi ruang belajar sangat memperhatinkan dimana dinding dan lantainya sudah pada retak dan patah, kami khawatir kalo ruangan tersebut tetap dipakai,” jelas Jumlias S.Pd selaku Kepsek saat di bincangi Sumaja Post belum lama ini. Ia menjelaskan, bahwa ia sudah mengajukan perbaikan dan pembangunan gedung sekolah kepada pemerintah melalui dinas terkait namun belum juga ada realisasinya.
“Bahkan beberapa anggota dewan sudah pernah melihat langsung kondisi sekolahan ini, namun belum ada reaksinya untuk segera di perbaiki atau di bangun,” terangnya. Selain belajar diluar ruangan, sambungnya, sebagian siswa ada juga yang belajar di rumah dinas guru. “Oleh karena itulah kami berharap sekali agar sekolah kami ini di rehab atau dibangun. Sehingga seluruh siswa dapat belajar di ruang kelasnya masing-masing.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin, Haroen Syamsudin, kepada Sumaja Post mengatakan, pihaknya saat ini terkendala anggaran, terutama untuk pembangunan ruang kelas baru. “Saat ini anggaran terbatas, yang dapat kita lakukan hanya perehaban saja, itupun dari program DAK pusat,” ujarnya. Namun diupayakan tahun depan bisa dibangun dengan anggaran yang ada melalui dana APBD. (red).

Subscribe

sumajaku

No Responses

Comments are closed.