banner 728x70

Pekerja Kapal Tewas di Duga Keracunan

Foto Ke Tiga Jenazah Di Duga Keracunan

Palembang, sumajaku.com- 3 pekerja yang hendak menguras air di dalam Main Hall Tongkang, mendadak tewas, diduga ke tiga pekerja karena
keracunan gas yang masih berada di dalam Main Hall Tongkang merk Nautica 14 Kapal Tongboad Alfin Marine 12, yang tengah bersandar di
Perairan Pulau Kerto Gandus Palembang. Selasa (09/01/2018) Pukul 15.30 Wib.
Ketiga korban tewas diketahui, bernama. Muhammad Faidon (38) selaku Chief Officer Tongboad Alfian Marine 12, warga Jalan Pati Jawa Tengah.
Korban Mushammad Muzaki (27) selaku Masinis 3 Kapal Tangboad Alfin Marine 12, warga Pekalongan Jawa Tengah. Dan korban Susilo (21) selaku
ABK (Anak Buah Kapal-red) Kapal Tonagboad Alfin Marine 12, warga Demak Provinsi Jawa Tengah.
Kejadian berawal. Korban Muhammad Faidon, mulai membuka tutup Main Hal Tongkang Nautica dikarenakan tongkang berisi air. Selas
(09/01/2018) sekitar pukul 10.00 Wib. Baru pada pukul 15.30 Wib, korban Muhammad Faidon masuk ke dalam Hall dengan masuk untuk menguras
air.
Tidak lama kemudian, korban Muhammad Muzaki menyusul masuk kedalam Hall, di perkirakan di dalam Hall ada gas beracun membuat dua korban
kehabisan napas. Melihat kedua rekannya keracuanan membuat korban Susilo ikut turun dengan niat untuk menolong kedua rekannya. Akan
tetapi, sebaliknya Susilo juga menjadi korban ikut keracunan dan meninggal dunia di tempat.
Kejadian tersebut sempat diketahui Kapten Kapal Alfin Marine 12. Febi Pratama (30) Warga Medan Provinsi Sumatera Utara. Yang kemudia
melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dalam hal ini Satpolair Palembang. Langsung mengevakuasi ke tiga korban, tepat pukul
19.00 wib. Ketiga jenazah di terima pihak Instalasi Forensik RS Bhayangkara Palembang.
Sementara itu pihak Instalasi Forensik RS Bhayangkara. Iptu Edinson selaku Paminyandakpol RS Bhayangkara, membenarkan jika ke tiga jenazah
sudah diterima pihaknya, dan masih menunggu perintah apakah yang bersangkutan akan diperiksa (otopsi-red) atau tidak. “sudah (datang-red), untuk otopsi belom tahu” ujarnya singakat. (April)

Subscribe

sumajaku

No Responses

Comments are closed.