banner 728x70

Muslim Palembang Gelar Aksi Solidaritas Save Rohingya

Suasana Demo Aksi Solidaritas Save Rohingya

Palembang, sumajaku. com- Sekitar 500 Umat Muslim di Kota Palembang usai menunaikan Sholat Jumat bersama, mengelar aksi solidaritas ‘Save Rohangya’ di Bundaran Air Mancur Palembang. Jumat (08/09/2017).
Aksi demo Umat Muslim merupakan aksi damai Pemuda Islam Sumatera Selatan bersama 35 OKP, Ormas Islam dan Komunitas yang peduli dengan Umat Muslim Rohingya. Diantaranya DPD FPI Sumsel. DPW FUI Sumsel. ICMI Orwil Sumsel. Masika ICMI Orwil sumsel. HMI Palembang. Majelis Pemuda Islam Indonesia Sumsel. IKADI Kota Palembang. DPW BKPRMI Sumsel. Masika -ICMI Orda Palembang. PD PII Kota Palembang. PW GPII SUMSEL. PUI Sumsel. Dai Muda Idaman Sumsel. Yuk Wakaf Palembang. KOHATI CABANG PALEMBANG. LMI Sumatera Selatan. Majelis Mujahidin SumSel.
Lanjut. Forhati Sumsel. Masyarakat Relawan Indonesia (MRI). Rumah Zakat Sumsel. Komite Relawan Nusantara (KRN). Sinergi Sriwijaya. Dompet Dhuafa Sumsel.BEM Polsri. KAMMI Al Hadid Polsri. Kharisma Polsrik. FKMPI. Ar Risalah Univ. PGRI. Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sumsel. ANN Sumsel. PW KB PII Sumsel. Hasanah Center. Club motor Bionic dan IMI Sumsel.
Dalam aksi solidaritas yang di gelar Umat Muslim Kota Palembang, baik laki laki tua dan anak anak, serta perempuan, turun ke jalan menyuarahkan ‘Save Rohingya’ mereka bukan hanya mengibarkan Panji Panji Ar Rayah dan Panji Laskar Mujahidin. Bahkan Umat Muslin Kota Palembang juga membentangkan spanduk yang bertuliskan ‘Hentikan Segala Bentuk Aksi Yang Bertentangan Dengan Nilai Kemanusiaan Di Rohingya. Gerakan Pemuda Sumsel Save Rohingya. Stop Pembantaian Terhadap Saudara Kami Muslim Rohingya Dan Save Rohingya’
Kekejaman oknum pemerintah myanmar yang membantai kaum etnis Rohingya, dimana Pemerintah Myanmar tidak mengakui Etnis Rohingya bagian dari Myanmar. Akibatnya Kaum Muslim Rohingya dianggap Imigran gelap, bahkan Pemerintah Myanmar pun berupaya memusnahkan Kaum Muslim Rohingya.
Berdasarkan foto dan video yang beredar, tindakan kejam tanpa pri kemanusian yang dilakukan Oknum Pemerintah Myanmar, Oknum Militer dan Oknum Ummat Budha ditambah seorang Biksu Ashin Wirathu pun terus menebar kebencian, umat Muslim Rohingya dibantai, di perkosoa, dibakar hidup hidup akan tetapi tindak tersebut terus berulang, bahkan dunia pun seakan akan tutup mata dengan penderitaan Muslim Rohingya hingga rakyat yang menamai diri ARSA bangkit melakukan perlawan, bahkan perlawanan ARSA disebut Teroris oleh Myanmar.
Maka itu dalam Aksi Solidaritasnya, massa Umat Muslim di Kota Palembang, menyerushkan aski tuntutan kemanusiaan dan mengencam tindakan brutal Pemerintah Myanmar, ‘Cabut Novel Perdamaian Aung San Suu Kyi. Hukum Mati Bikshu Ashin Wirathu. Usir Duber Myanmar Dari Indonesia. Buka Perbatasan Jemput Rakyat Rohingya dan Putuskan Kerja Sama ASEAN Dengan Myanmar’.
Ustad Mahdi. Selaku Pimpinan DPD FPI Sumsel, atas tindakan Pemerintah Myanmar yang memusnahkan Umat Muslim Rohingga mendesak agar Pemerintah Indonesia bertindak tegas. “langkah kongkrit harus diambil segera oleh pemerintah indoensia dengan tindakan sikap tegas terhadap pemerintah Myanmar, tidak bisa dibiarkan tindakan genosida terhadap rakyat Rohingya dengan tindakan brutal dan pemusnahan terhadap kaum muslim di rohingya” ungkap Ustad Mahdi.
Apalagi di Tahun 2018 Indonesia melalui Provinsi Jakarta dan Provinsi Sumatera Selatan akan menjadi tua rumah ASIAN GAMES 2018, massa berjanji akan melakukan boikot terhadap kontingen dari Negara Myanmar jika itu terjadi akan mencoreng perhelatan akbar tersebut.
Kontingen Myanmar dapat mengikuti perhelatan Asian Games 2018, dengan catatan jika Pemerintah Myanmar dapat menghentikan dan mengambil langkah tegas. Pemerintah harus menghentikan Perangkat Militernya yang saat ini melakukan pembantaian, serta mencari dalang dalang dan menghukum termasuk bikshu bikshu budha yang menjadi propokator tersebut.
“kalau ini tidak dilakukan maka tentunya kedatangan kontingen Myanmar ke Asian Games akan memicu keresahan di umat muslim bahkan dapat menghambat asian games itu sendiri. Dari pada ada ke gaduhan lebih baik kita tolak kontingen Myanmar masuk ke Indonesia kecuali Myanmar menghentikan prilaku Genosidanya dan meminta maaf secara resmi serta menghukum orang orang yang membantai umat muslim rohingya” tegasnya. (April)

Subscribe

sumajaku

No Responses

Comments are closed.